Minggu, 24 November 2013

Beda-bedo itu Kami.

Lihat, kami dari berbagai kota, dari Sabang sampai Merauke Indonesia, tetapi kami dipersatukan. Beda logat, beda gaya, beda kampung, tetapi kami punya bangsa yang satu. Beda bentuk wajah, beda warna kulit, tetapi kami punya satu hati. Beda kelebihan dan beda kekurangan, tetapi kami punya satu Tuhan.

Perkenalkan, kami, mahasiswa yang baru saja menjalani ujian, dengan baju masih hitamputih, dan wajah yang lusuh, berkumpul sesaat untuk berbagi kebahagiaan, melepas penat walau besoknya masih ada ujian lagi. Tidak ada yang spesial dari masing-masing, tapi kami memberikan yang spesial untuk satu sama lain. Tidak ada yang menarik dari kami, tapi kami tertarik untuk bersama.

Kalian menjadi tempat tujuan ketika ingin berbagi, menjadi tempat berjalan ketika lelah berlari.


@imaniyahhusni dari Tidore yang terkadang usil, anak kedua dari 3 bersaudara ini, memiliki semangat untuk berkreasi. Ia rajin juga menulis, sampai-sampai, slide ditulis dengan sangat rapi, kemudian ia senang lihat tulisannya sendiri, hehe. Cewek cantik @putrindawisty dari Bekasi, walau sukanya nonton Korea, tapi ingatan dia tentang materi sangat kuat. Ia inspirasiku dalam hal memegang prinsip, karena ia kokoh dalam prinsipnya. Ia juga cewek yang gak suka diatur tanpa aturan. Nah, si Probolinggo @kiikiimicky itu cewek gak bisa diem, terkadang ngilang kalau lagi ngumpul, tapi dia cukup cekatan. Suka masak looh. Ia inspirasiku dalam hal memasak, karena secara tidak langsung menyemangatiku untuk belajar masak. Waduh, kalau Lombok @friisskaa mah cewek yang memiliki semangat juang. Tenaganya gak habis walau diterjang badai. Kesana kemari masih aja 'battery' nya kuat, ia juga cewek yang supel, ini yang aku suka. Urang Bandung, teh #LillyNurfitria, walau kata 'apa-namanya' sering keluar dari mulutnya, tapi aku tertarik dengan logikanya yang simpel, ia gak suka hal yang dibikin ribet. Gambar dan kreasinya yang ada di kamarnya juga menginspirasi aku. Hehe. Kalau dari Balikpapan? @jeannyadriyanti mah jangan ditanya. Sekampus udah kenal. Cewek cantik, pinter, cerdas, cekatan juga, dan sangat penuh inspirasi dan kreativitas. Setiap kata yang keluar penuh inspirasi dari pemikiran simpelnya. Tapi suka tidur juga sih, yah wajarlah ya, manusiawi. Hehe. Yang dari Pontianak @ilmaaanh jangan diceritain disini ya, karena itu aku. Kan gak lucu kalau aku menceritakan diriku sendiri, ntar yang bagus-bagus aja ditonjolin. Haha. Nih, yang dari Madura, aku salut dengan kelembutannya. Gak percaya ada orang Madura yang lembut? Yah, ini buktinya si @dwiariningrum, meskipun memang ada campuran Jogja-nya sih. Cewek satu ini sangat kewanitaan. Lemah lembut dan penuh pengertian, serta penuh ekspresi ketika menceritakan kembali berita yang ada di tivi. Tapi awas, kalau bahasa Maduranya keluar, aku diam seribu bahasa. #gakngertiapayangdiomongin. Hem, Riau, kota yang ada di Barat sana, alias Baratnya Indonesia, mengirim @tari_medisch kuliah di Malang. Cewek paling polos alias wajahnya aja yang polos, hehe, sering jadi sasaran pem-bully-an. tapi hebatnya, ia tak pernah marah. Terbuat dari apa yah hatinya? Aku banyak belajar dari kesabarannya.

Sebenernya ada lagi, yang gak bisa ikutan gabung di foto ini.
#MmamaHakimah dan #LaksitaAnindhita berkacamata, mereka dari Surabaya, dengan daerah minor yang berbeda, tetapi keduanya memiliki sifat yang lembut. Berbeda dari image orang Surabaya yang terkesan keras. *tidakuntukmenyudutkanSARA* Mereka juga memiliki sifat yang dewasa, bisa-lah aku belajar dari mereka. Hehe.

Just it, maybe aku bercerita sotoy tentang kalian, tapi ini dari pandanganku. Aku peduli dengan kalian bagaimanapun kalian. Bentuk rupa dan segala sifat, dapat menjadi sebuah inspirasi, semangat, dan pembelajaran, serta tak luput untuk bersyukur. Terimakasih atas semuanya, semoga kerikil masalah tak menjatuhkan kita, dan besarnya 'lithiasis' tak menjadi hambatan untuk terus melanjutkan hari dengan terus mengevaluasi. Salam super.